Senin, 21 November 2016

Implementasi Java Programming

Java
adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi.

Versi Awal
Versi awal Java pada tahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:
·         java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
·         java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.
·         java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
·         java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.
·         java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
·         java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.

IDE
Banyak pihak telah membuat IDE (Integrated Development Environment - Lingkungan Pengembangan Terintegrasi) untuk Java. Yang populer saat ini (Juli 2006) antara lain:
·         Dr. Java, program gratis yang dikembangkan oleh Universitas RiceAmerika Serikat
·         BlueJ, program gratis yang dikembangkan oleh Universitas MonashAustralia
·         NetBeans (open source- Common Development and Distribution License (CDDL))
NetBeans disponsori Sun Microsystems, dan versi terkininya memilki Matisse, sebuah GUI Editor yang menurut pendapat umum merupakan yang terbaik.[butuh rujukan]
·         Eclipse JDT (open source- Eclipse Public License)
Eclipse dibuat dari kerja sama antara perusahaan-perusahaan anggota 'Eclipse Foundation' (beserta individu-individu lain). Banyak nama besar yang ikut dalam 'Eclipse Foundation', termasuk IBM, BEA, Intel, Nokia, Borland. Eclipse bersaing langsung dengan Netbeans IDE. Plugin tambahan pada Eclipse jauh lebih banyak dan bervariasi dibandingkan IDE lainnya.
·         IntelliJ IDEA (commercial, free 30-day trial)
·         Oracle JDeveloper (free)
·         Xinox JCreator (ada versi berbayar maupun free)
JCreator ditulis dalam C/C++ sehingga lebih cepat (dan menggunakan memori lebih sedikit) dari kebanyakan.

Contoh Sederhana Implementasi Program Java
Input 1
Output 1



Input 2

Output 2


Input 3

Output 3




Daftar Pustaka:

https://id.wikipedia.org/wiki/Java

https://itlearningconcept.wordpress.com/gadget-baru/java/contoh-sederhana-implementasi-program-java/




Senin, 10 Oktober 2016

SISTEM CERDAS


 PEMBAHASAN SISTEM CERDAS

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI)

 didefinisikan  sebagai  kecerdasan yang  ditunjukkan oleh suatu  entitas  buatan.Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkanke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapatdilakukan  manusia. Beberapa  macam   bidang   yang   menggunakan   kecerdasan   buatanantara lain sistem pakar,  permainan komputer  (games),  logika fuzzy,  jaringan syaraftiruan dan robotika.
Banyak   hal   yang   kelihatannya   sulit   untuk   kecerdasan   manusia,   tetapi   untukInformatika  relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan,menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisilain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarangmasih   sulit   untuk   direalisasikan   dalam  Informatika.   Seperti   contoh:   PengenalanObyek/Muka, bermain sepak bola.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabangyang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajarandan   adaptasi   yang   cerdas   dalam   sebuah   mesin.   Penelitian   dalam   AI   menyangkutpembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilakucerdas.   Termasuk   contohnya   adalah   pengendalian,   perencanaan   dan   penjadwalan,kemampuan   untuk   menjawab   diagnosa   dan   pertanyaan   pelanggan,   serta   pengenalantulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri  yang memusatkan perhatian pada  penyediaan solusi masalah   kehidupan yang  nyata.Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik danmiliter, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputerrumah dan video game.
Kecerdasan buatan' ini bukan hanya ingin mengerti apa itu sistem kecerdasan,tapi juga mengkonstruksinya.
Tidak ada definisi yang memuaskan untuk 'kecerdasan:
1. kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya
2. atau kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah 'Test Kecerdasan'

Faham Pemikiran


Secara garis besar, AI terbagi ke dalam dua faham pemikiran yaitu AI Konvensionaldan  Kecerdasan   Komputasional  (CI,   Computational   Intelligence).   AI   konvensionalkebanyakan   melibatkan   metoda-metoda   yang   sekarang   diklasifiksikan   sebagaipembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis statistik. Dikenal jugasebagai AI simbolis, AI logis, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old FashionedArtificial Intelligence). Metoda-metodanya meliputi:
1. Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan.Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahuidan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasitersebut.
2. Petimbangan berdasar kasus
3. Jaringan Bayesian
4. AI berdasar tingkah laku: metoda modular pada pembentukan sistem AI secaramanual
Kecerdasan   komputasional   melibatkan   pengembangan   atau   pembelajaran   iteratif(misalnya   penalaan   parameter   seperti   dalam   sistem   koneksionis.   Pembelajaran   ini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang takteratur dan perhitungan lunak. Metoda-metoda pokoknya meliputi:
1. Jaringan Syaraf: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat
2. Sistem Fuzzy: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telahdigunakan   secara   meluas   dalam   industri   modern   dan   sistem   kendali   produkkonsumen.
3. Komputasi   Evolusioner:   menerapkan   konsep-konsep   yang   terinspirasi   secarabiologis seperti populasi, mutasi dan “survival of the fittest” untuk menghasilkanpemecahan masalah yang lebih baik.
Metoda-metoda   ini   terutama   dibagi   menjadi   algoritma   evolusioner   (misalnyaalgoritma genetik) dan kecerdasan berkelompok (misalnya algoritma semut)
Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan-percobaan dibuat untuk menggabungkankedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan syarafatau   aturan   produksi   dari   pembelajaran   statistik   seperti   dalam  ACT-R.   Sebuahpendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencobauntuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efeksamping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.
Sejarah Al
Prasejarah AI (1943-1956) :
- McCulloch & Pitts (1943): model neuron untuk operasi logika Boolean
-Hebbian learning (1949): formalisasi pembelajaran melalui modifikasi jaringan neuron
-Turing (1950): Computing Machinery and Intelligence
-Shannon (1950) & Turing (1953): Ide catur komputer
-Minsky & Edwards (1951): Neural network pertama
Lahirnya AI (1956) :
-Dartmouth Conference (1956): istilah AI pertama kali digunakan
-Logic Theorist (Newell, Simon & Shaw, 1957): program pertama yang bernalar
-LISP (McCarthy, 1958)
-Geometry Theorem Prover (Gelernter, 1959)
-General Problem Solver (Newell & Simon, 1961):program pertama yang menggunakan pendekatanthink like humans.
-AI mulai berkembang di MIT, Stanford, CMU, IBM
ABG: AI Baru Gede (1952 - awal 70an)
Banyak sukses di bidang-bidang kecil (Microworlds):
-SAINT (Slagle, 1963): integral kalkulus
-ANALOGY (Evans, 1968): IQ test
-STUDENT (Bobrow, 1967): algebra story problems
-Blocks world (awal 70an): computer vision, constraint propagation, NLP

Knowledge-based systems (1969 - 1979)
Pentingnya domain knowledge dan representasinya ketimbang mekanisme generik (“weak methods”):
Expert systems:-DENDRAL (Buchanan 1969)
-MYCIN (Shortliffe dkk, 1976)
-PROSPECTOR (Duda dkk,1979)
Knowledge representation: -Scripts (Schank & Abelson, 1977)
       -Frames (Minsky, 1975) ! dasar Object-oriented programming!

AI menjadi industri ! bisnis! (1980 - )
R1 - Digital Equipment (McDermott, 1982):
-expert system untuk konfigurasi sistem komputer.
-Muncul banyak sistem AI praktis.
-Jepang dengan proyek “Fifth Generation” berbasis Prolog
-akhir 80-an sempat “paceklik”...
Kondisi AI sekarang
-The return of neural networks: Hinton, Rumelhart,
McClelland
-AI menjadi science: kerangka ilmiah, dasar teori,
ujicoba & eksperimentasi (bukan ABG lagi!)
-Pendekatan statistik membawa hasil konkrit: data
mining, information retrieval, serba fuzzy
-Jargon yang lagi nge-trend: intelligent agents, ambient
intelligence, A-Life, dll.
-Symbolic AI (i.e. knowledge representation &
inference) kembali diminati: Semantic Web.
Ringkasan
Konsep AI bervariasi pada dimensi penalaran vs.perilaku, human vs. ideal rational, aplikasi vs. ilmiah
Ilmu AI dilandasi berbagai macam bidang: filsafat, matematika, ekonomi, neuroscience, psikologi,
rekayasa komputer, teori kendali, ilmu bahasa
Sejarah AI berkembang dari 40an hingga kini menjadi ilmu dengan berbagai sub-bidang dan industri dengan banyak aplikasi Sumber

Sumber:



Minggu, 15 November 2015

Struktur Organisasi Data, (Organisasi Berkas Dengan Banyak Key)

1.  Diskusikan hambatan-hambatan yang harus di pertimbangkan dalam merancang sebuah index inversi untuk Multi-key file.
Jawab: Sebuah sistem perbankan yang mempunyai beberapa pemakai (user), seperti kasir, pegawai kredit, manajer cabang, pegawai bank, nasabah dan lain-lain. Semuanya memerlukan akses data yang sama dengan format record.Adanya pemakai yang berbeda memerlukan akses record-record ini dalam cara yang berbeda.·        Kasir : Mengidentifikasikan record account menurut nilai ID.·        Kredit : Akses semua record menurut nilai OVERDRAW LIMIT atau semua record account dengan nilai SOCNO.·        Manajer Cabang : Akses semua record menurut Branch dan Type.·        Pegawai Bank : Membuat laporan berkala untuk semua record ccount yang disortir berdasarkan ID.·        Nasabah : Memerlukan akses recordnya dengan memberikan ID yang dimilikinya atau kombinasi dari NAME, SOCNO dan Type. Satu pendekatan yang dapat mendukung semua jenis akses adalah dipunyainya banyak berkas yang berbeda. Setiap berkas diorganisasi untuk melayani satu jenis keperluan.Pengulangan data dari beberapa file bukan merupakan cara yang baik untuk mengakses record dengan berbagai cara. Dan cara ini memerlukan space (ruang) yang besar di storage dan kesulitan pada waktu peng-update-an record secara serentak.Untuk mengatasi masalah di atas, maka digunakan organisasi berkas banyak key yang umumnya diimplementasikan dengan pembentukan banyak indeks untuk memberikan akses yang berbeda terhadap record data.Jika sebuah key dipakai untuk menentukan struktur storage dari file disebut primary key, sedangkan key yang lainnya disebut secondary key.File yang mempunyai indeks inversi untuk setiap data field disebut completely inverted. File yang bukan completely inverted tapi paling sedikit mempunyai satu indeks inversi disebut partialy inverted file.Sebuah variasi dari struktur indeks inversi adalah pemakaian secondary key dan primary key dari indirect addressing. Pendekatan ini membiarkan file yang direorganisasi dan restructure secara fisik tanpa menyebabkan indeks file.Pada contoh di atas, nilai SOCNO adalah unik. Setiap SOCNO dalam indeks inversi mempunyai record. Indeks inversi dapat juga dipakai dengan key yang bukan unik.Sangat tidak efisien terhadap storage karna membutuhkan penyimpanan yang lumayan besar.

2.  Diskusikan hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah indek untuk Multi-list file.
Jawab : Suatu pendekatan lain yang memberikan hubungan antara sebuah indeks dan data record dari sebuah file disebut organisasi multi-list file.Seperti sebuah inverted file, sebuah multi-list file mempunyai sebuah indeks untuk setiap secondary key.Organisasi multi-list file berbeda dengan inverted file, dimana dalam indeks inversi untuk sebuah nilai key mempunyai sebuah penunjuk untuk sebuah data record dengan nilai key, sedangkan dalam indeks multi-list untuk sebuah nilai key mempunyai hanya sebuah penunjuk untuk data record pertama dengan nilai key. Data record mempunyai penunjuk untuk data record selanjutnya dengan nilai key dan seterusnya. Maka terdapat sebuah linked-list dari data record untuk setiap nilai dari secondary key.Nilai key harus diurut, struktur indeks adalah tabel dengan indirect addressing dan mempunyai hubungan data record yang disusun menurut ID secara ascending 

3.   Mengapa kebanyakan implementasi dari struktur alternate-key indek sequential menggunakan pendekan inverted dibanding pendekatan multi-list ?
Jawab : Karena dengan pendekatan inverted ada beberapa pertanyaan seperti:·        Apakah ada indeks untuk SOCNO = ‘414556233’ ?·        Berapa banyak account dengan GROUP-CODE = ‘EA001’ ?·        Berapa banyak account dengann BRANCH = ‘NE’ ?·        Apakah BRANCH = ‘NE’ mempunyai TYPE = ‘001’ ?dengan menggunakan pendekatan inverted tidak usah menggunakan akses data file cukup dengan indek inversinya saja, sedangkan dengan multi-list harus menggunakan 20 akses data recordnya.

4.  Jelaskan jelas permintaan (request) yang dapat dilayani oleh indeknya sendiri dalam sebuah inverted file ?
Jawab : Sebuah key pada indeks inversi mempunyai semua nilai key dimana masing-masing nilai key mempunyai penunjuk ke record yang bersangkutan. File yang demikian disebut inverted file.Sebuah indeks inversi dapat dibuat bersama sebuah relatif file atau sebuah indeks sequential. 

5.   Pada beberapa Multi-list file, setiap indek entry mencakup panjang dari linked list yang berkaitan. Jenis permintaan apa yang menguntungkan dengan informasi yang tersedia ini.
Jawab : Dengan mengunakan pencarian sequential karena dalam indeks multi-list untuk sebuah nilai key mempunyai hanya sebuah penunjuk untuk data record pertama dengan nilai key. Data record mempunyai penunjuk untuk data record selanjutnya dengan nilai key dan seterusnya. Maka terdapat sebuah linked-list dari data record untuk setiap nilai dari secondary key. Sedangkan dalam pencarian sequential memerlukan 20 data akses yang berarti memiliki 20 nilai key nya masih masing.